ARANG BRIKET JADI ALTERNATIF

Maret 24, 2008

Pontianak Pos, Selasa, 19 Juni 2001

TERNYATA tempurung kelapa dapat diolah sedemikian rupa sehingga menjadi Arang Briket yang dapat dijadikan alternatif untuk bahan bakar minyak, yang kini dijual dengan harga lebih mahal. Arang tempurung kelapa merupakan produk yang diperoleh dari pembakaran tidak sempurna. Sebagai bahan bakar, bahkan arang lebih menguntungkan dibanding kayu bakar. Arang memberikan kalor pembakaran yang lebih tinggi, dan asap yang lebih sedikit, ungkap Manager Unit Industri Arang Briket Puskud kalbar, Ir Jamaludin MT pada AP Post, dalam satu percakapan belum lama ini. Arang juga dapat ditumbuk, kemudian dikempa (cetak) menjadi Arang Briket dalam berbagai bentuk. Baca entri selengkapnya »


BRIKET TRADISIONAL MULAI DIPRODUKSI, UJI COBA DI TIGA KECAMATAN

Maret 24, 2008

Kompas, Rabu, 07 Maret 2007

Tungkal, Kompas – Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, secara swadaya mulai memproduksi briket berbahan dasar tradisional dari tempurung kelapa dan cangkang sawit. Briket diharapkan akan menjadi produk unggulan baru, mengingat daerah ini kaya akan hasil-hasil perkebunan tersebut.

Sebanyak 1,5 ton briket berbahan tempurung kelapa yang baru diproduksi, pekan lalu, habis dibeli oleh masyarakat setempat hanya dalam satu hari. Abbasdan, pembuat briket tempurung kelapa pertama di Desa Parit Dua, Tungkal Ilir, Kuala Tungkal, mengemukakan, mesin-mesin produksi yang dirakitnya sendiri, dapat menghasilkan briket sekitar satu ton per hari. Baca entri selengkapnya »


USAHA ARANG MENDULANG LABA BARANG GOSONG

Maret 24, 2008

Oleh Trubus – Senin, 12 Maret 2007

Enam bulan lamanya Cornelius Triyanto berkeliling Jawa. Bukan untuk pelesir, tetapi mencari arang bambu. Yang dicari tak tanggung-tanggung, 72 ton rutin setiap bulan. Sayang, ikhtiar itu tak memuaskan hatinya. Dari berbagai daerah itu ia cuma sanggup mengirimkan 2 ton arang per bulan ke Jepang. Ia menjual US$ 2,4 per kg sehingga laba bersihnya Rp. 165-juta.

Laba bersih yang ditangguk Cornelius Triyanto tentu bakal melambung andai saja ia sanggup memenuhi semua permintaan. Ternyata, sulit menemukan arang bambu. Banyak yang bilang itu barang langka, kata Triyanto. Itu sebabnya, pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, itu masih mencari pasokan ke berbagai sentra bambu. Ia pun bersedia menampung pasokan dari plasma sepanjang memenuhi kriteria seperti arang utuh dan kelembapan 0,3%. Baca entri selengkapnya »


TUJUH LANGKAH OLAH ARANG

Maret 24, 2008

Oleh Trubus – Senin, 12 Maret 2007

  1. Bahan baku tempurung kelapa dikeringkan sehingga pembakaran lebih cepat tanpa asap mengepul. Bersihkan dari sabut, pasir, dan kotoran lainnya. Potong tempurung 2,5 cm x 2,5 cm agar dapat mengisi drum lebih banyak dan matang seragam. Setiap drum menampung 80 kg.
  2. Letakkan kayu atau bambu berdiameter 10 cm dan panjang 1 m di tengah drum sebagai lubang pemasukan umpan bakar seperti daun-daun kering, ranting-ranting kayu atau percikan minyak tanah. Lantas, isikan tempurung kelapa hingga penuh. Kayu di tengah drum dicabut perlahan-lahan. Baca entri selengkapnya »

SOLUSI DAPUR HEMAT PAKAI BRIKET TEMPURUNG

Maret 24, 2008

Banjarmasin, BPost Senin, 05 Juni 2006

Sebab, meski memiliki wujud fisik yang hampir sama, briket arang memiliki sejumlah kelebihan. Di antaranya, ramah lingkungan karena dapat diperbaharaui, sedikit asap, bebas racun dan harga relatif lebih murah dari briket batu bara maupun minyak tanah.

Demikian disampaikan Ir Ujang Koswara, Direktur PT Buatan Guna Indonesia (BGI) yang juga pengurus Klinik Teknologi dan Peningkatan Mutu binaan Departemen Perindustrian, ditemui di sela-sela acara rapat kerja Deperin di Banjarmasin, pekan tadi. Baca entri selengkapnya »


PERJALANAN ARANG “IMPROVED” SEBAGAI BAHAN BAKAR YANG BERSIH, PANAS TINGGI DAN TAHAN LAMA

Maret 24, 2008

(pengalaman Yayasan Dian Tama, Pontianak) Tanggal : 30/07/2004

Kalimantan. Bila mendengar kata Kalimantan, maka yang terbayang adalah sebuah pulau dengan hutan hujan tropisnya yang lebat penuh dengan pohon besar-besar, dengan demikian terbayang pula banyaknya HPH dan saw-mill (penggergajian kayu) di sana. Banyak saw-mill terbayang tentu banyak limbahnya. Terbayang lagi, mau dikemanakan limbah tersebut? Terbayang beberapa ide, salah satunya adalah pemanfaatan limbah. Untuk bahan bakar, tentunya diperlukan teknologi yang tepat agar limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar, yaitu menjadi arang. Baca entri selengkapnya »


PEMBUATAN BRIKET ARANG DARI SERBUK GERGAJI

Maret 24, 2008

Oleh : Hamiudin SST/1999/UP

Pendahuluan

Pada awal perkembangannya, kayu adalah sumber bahan bakar yang paling banyak dipakai karena mudah didapat dan sederhana penggunaannya. Namun dewasa ini tekanan terhadap hutan sangatlah berat sehingga mengurangi persediaan kayu sebagai bahan bakar. Untuk itu diperlukan alternatif penggantiannya, dan salah satunya adalah pembuatan briket arang. Dalam upaya pemanfaatan limbah serbuk gergaji, dimana serbuk gergaji merupakan bahan yang masih mengikat energi, oleh karena itu rantai pelepasan energi dimaksud diperpanjang dengan cara memanfaatkan serbuk gergaji sebagai bahan pembuatan briket arang. Baca entri selengkapnya »